Perjalanan Tristan Ahnaf Wiraatmaja dan Fachri Andhara Putra di Lomba Robotic SUMO

Menghadapi Tantangan dengan Semangat: Perjalanan Tristan Ahnaf Wiraatmaja dan Fachri Andhara Putra di Lomba Robotic SUMO Olimpiade TIK/Informatika Nasional (OTN) 2024

Pada hari Sabtu, 2 November 2024, para peserta Olimpiade TIK/Informatika Nasional (OTN) 2024 bersaing dalam berbagai cabang lomba, termasuk Lomba Robotic SUMO yang diadakan di ICE BSD Tangerang. Dua siswa SMAIT Nurul Fajri, Tristan Ahnaf Wiraatmaja dan Fachri Andhara Putra, yang merupakan peserta dari kelas 11, turut berpartisipasi dalam kompetisi ini, dengan bimbingan dari Ibu Sekar Nabila Ramadhanti, S.Pd., Ibu Alfiatus Sholihah, S.Kom., dan juga didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ibu Nurlaily Sa’diah, S.T.

Lomba Robotic SUMO merupakan ajang yang menguji kemampuan robot dalam bertarung dengan sesama robot di sebuah arena berbentuk lingkaran. Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk mengalahkan robot lawan dengan cara mendorongnya keluar dari arena. Tristan dan Fachri bersama timnya telah mempersiapkan robot mereka dengan matang untuk menghadapi lomba yang penuh tantangan ini. Proses perencanaan dan pengembangan robot yang mereka lakukan, dengan dukungan dan bimbingan dari para guru, menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesiapan mereka menghadapi kompetisi.

 

Pada ronde pertama, mereka berdua berhasil mendapatkan poin dengan performa yang cukup baik, menunjukkan kemampuan robot dalam mengatur strategi untuk menghadapi lawan. Meskipun robot mereka mampu bertarung dengan cekatan dan mendapatkan keunggulan, pada ronde ketiga, nasib kurang berpihak pada mereka. Robot yang mereka persiapkan mengalami kendala teknis berupa broken pipe, yang mengakibatkan kegagalan dalam melanjutkan pertandingan. Namun, meskipun hasil lomba pertama ini tidak sesuai harapan, semangat Tristan dan Fachri tidak surut. Mereka tetap bertekad untuk terus mengasah kemampuan dan memperbaiki kelemahan pada robot mereka. Kegagalan di ronde ketiga justru mereka jadikan sebagai pelajaran berharga untuk lebih teliti dalam mempersiapkan setiap komponen robot. Keinginan mereka untuk mengikuti lomba robotic sumo di event-event selanjutnya tetap kuat, dan mereka memandang pengalaman ini sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan.

Dengan semangat yang tidak mudah patah, Tristan dan Fachri menunjukkan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi. Mereka siap untuk menghadapi tantangan baru di masa depan dengan penuh percaya diri, persiapan yang lebih matang, dan tekad untuk menunjukkan yang terbaik. Pendampingan dari para guru dan dukungan tim yang solid akan menjadi kunci penting dalam perjalanan mereka untuk meraih prestasi di lomba robotic sumo yang akan datang.

 

Penulis: Alfiatus Sholihah, S.Kom

Editor : Laily

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top