PLPK SMAIT Nurul Fajri 2025

 PLPK SMAIT Nurul Fajri 2025: Kristalisasi Karakter Islami dan Spirit Pembelajaran Berkelanjutan

 

Dalam rangka menyambut peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026, SMAIT Nurul Fajri menggelar kegiatan Pengenalan Lingkungan dan Program Sekolah (PLPK) yang berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 9, 10, 11, dan 14 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan nilai-nilai, budaya sekolah, serta membentuk karakter dasar siswa sejak dini.

Hari pertama dimulai dengan pengecekan kesiapan siswa, mulai dari atribut hingga kerapihan penampilan. Suasana pagi terasa semangat ketika seluruh peserta mengenakan seragam putih biru dan berkumpul di lapangan sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan, yang diisi dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah Bpk. M. Shalahudin, S.S.I., M.Pd., serta Ketua Panitia PLPK Ibu Elis Lisnawati, S.Pd. Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan struktur organisasi sekolah dan OSIS dalam sesi ta’aruf yang interaktif.

 

Materi hari pertama mencakup tata tertib sekolah, pembinaan mental bertema “Bahaya Pergaulan Bebas dan Rokok dalam Tinjauan Agama”, serta pelatihan dialektika dan retorika yang bertujuan untuk membekali siswa dalam berkomunikasi dengan baik. Tidak ketinggalan, kegiatan pembiasaan ibadah seperti sholat dhuha, mutaba’ah, dan doa bersama menjadi bagian rutin yang memperkuat sisi spiritual siswa. Hari itu ditutup dengan kegiatan school tour untuk mengenalkan lingkungan fisik sekolah secara langsung.

Hari kedua (10 Juli) mengangkat tema pembinaan karakter yang lebih aktif. Kegiatan dibuka dengan senam pagi, diikuti materi dari Babinsa tentang pembinaan mental yang tangguh dan berkarakter. Suasana makin meriah dengan sesi games yang disiapkan oleh OSIS, memberikan semangat dan keakraban antar peserta. Setelah istirahat dan sholat dhuha, siswa mendapat materi penting seputar media sosial dan bahaya pornografi, dilanjutkan dengan penguatan disiplin berbasis digital, sebagai bentuk persiapan menghadapi tantangan era teknologi.

Hari ketiga (11 Juli) menjadi hari penuh wawasan. Kegiatan dimulai dengan pembacaan Al-Ma’tsurat, lalu masuk pada sesi pengenalan kurikulum sekolah, termasuk pendekatan saintifik berbasis teknologi yang disampaikan oleh Bpk. Drs. R. Witjaksono, M.A., M.Phil. Sesi ini membekali siswa dengan perspektif awal tentang pembelajaran berbasis riset dan teknologi di SMAIT Nurul Fajri. Tak hanya itu, siswa juga mendapatkan pemahaman tentang bahaya rokok dan pergaulan bebas dari sisi kesehatan, serta pengenalan terhadap kurikulum Tahsin dan Tahfidz, yang menjadi pilar utama dalam program pembinaan keislaman di sekolah.

Kegiatan puncak berlangsung pada Senin (14 Juli), diawali dengan ibadah dhuha dan dilanjutkan dengan presentasi mading dan lomba yel-yel antar kelompok, yang menunjukkan semangat kolaborasi dan kreativitas siswa. Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah demo dan pendaftaran ekskul, di mana siswa diperkenalkan dengan beragam pilihan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Acara ditutup dengan sesi “Jaring Harapan” dan apel penutupan, sebagai simbolik akhir dari kegiatan PLPK sekaligus awal dari perjalanan mereka sebagai siswa SMAIT Nurul Fajri.

PLPK tahun ini tak hanya sekadar pengenalan sekolah, tetapi menjadi langkah awal membentuk generasi pelajar yang berkarakter, berpengetahuan, dan berakhlak mulia. Dengan pembinaan mental, pembiasaan ibadah, serta pemahaman teknologi yang disampaikan secara seimbang, SMAIT Nurul Fajri berkomitmen mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim sejati.

 

 

Writer: Muhammad Faizal, S.Pd., M.Pd

Editor : Dani Ramdani, S.Pd

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top