Menguatkan Jiwa Kepemimpinan dalam Perjusa

Pangkalan SMPIT Nurul Fajri Gugus Depan 08127 – 08128 mengadakan kegiatan Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu) yang berlangsung pada tanggal 16 – 17 Februari 2024 di lingkungan SIT Nurul Fajri. Perjusa di tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Insan Berjiwa Patriot, Sopan dan Ksatria”. Kak Kosim Noorseha selaku ketua pelaksana kegiatan mengambil tema tersebut dengan tujuan agar adik-adik penggalang setelah mengikuti kegiatan Perjusa dapat memiliki sifat kepemimpinan yang sopan dan santun berlandaskan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini adalah adik-adik penggalang dari kelas 7 dibantu oleh kakak-kakak dewan penggalang dari kelas 8 dan 9 yang bertugas menjadi pendamping pembina Bapak dan Ibu guru.

Upacara pembukaan dimulai pukul 15.30  setelah semua peserta selesai melaksanakan salat asar berjamaah. Kegiatan ini berpusat di lapangan SMPIT  yang di pimpin oleh Pratama Putra yaitu Kak Arsya  serta yang didapuk menjadi pembina upacara adalah Kak Dadang Hasbullah selaku pengurus Kwarcab Kabupaten Bekasi. Dalam amanatnya, Kak  Dadang berpesan kepada adik-adik penggalang untuk selalu memiliki jiwa seorang pramuka dalam dirinya masing-masing. Kak Dadang menambahkan seorang pramuka harus mampu menghadapi segala sesuatu di mana saja, kapan saja, dan bagaimana saja keadaannya. Setelah mengikuti upacara pembukaan, seluruh peserta bersiap-siap mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang dipimpin oleh Kak Umar dan Kak Sartika. Para peserta berlomba dengan waktu mengisi teka teki silang yang diberikan oleh pembina, 3 regu tercepat dapat masuk ke babak final. Setelah selesai kegiatan LCC para peserta kembali ke tenda masing-masing untuk mandi, masak, dan persiapan salat magrib berjamaah.

Tibalah saatnya azan magrib berkumandang, para peserta bergegas menuju ke lapangan SMPIT untuk melakasanakan salat magrib berjamaah dan dilanjutkan  membaca Al-Matsurat dan murojaah Juz 30 bersama-sama sambil menunggu datangnya waktu salat isya. Kegiatan dilanjutkan dengan agenda upacara api unggun. Dalam kegiatan ini Kak Ainul Aisyiyah selaku Ka Mabigus didapuk sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Kak Ain meyampaikan bahwa api unggun yang dinyalakan oleh 10 orang penggalang merupakan filosofi dari semangat seorang pramuka yang mampu menerangi dan menghangatkan lingkungan di sekitarnya, artinya seorang pramuka mampu memberi manfaat bagi orang lain. Puncak acara yaitu pentas seni, sebelumya setiap regu sudah memilih performance yang akan mereka tampilkan di malam ini. Penampilan pentas seni terdiri dari tari tradisional, drama, vocal group, dan puisi berantai. Peserta sangat antusias menyaksikan penampilan dari masing-masing regu ditemani dengan hangatnya api unggun. Setelah acara selesai peserta segera memasuki tenda masing-masing untuk beristirahat. Pukul 03.00 peserta dibangunkan oleh pembina dan dewan penggalang untuk kegiatan renungan malam dan qiyamul lail.

Kegiatan dilanjutkan di pagi hari yaitu  senam maumere bersama-sama. Setelah itu, mereka kembali ke tenda masing-masing persiapan memasak untuk sarapan pagi. Pukul 08.00 peserta berkumpul kembali di lapangan membetuk barisan sesuai regu untuk mengikuti kegiatan wide game. Kegiatan wide game terdiri dari 6 pos yaitu pioneering, PBB, yel-yel, halang rintang, KIM, dan morse. Setiap regu akan di beri rute sesuai posnya masing-masing

Pos 1 yaitu pioneering,  dipimpin oleh Kak Umar, Kak Asep, dan dibantu dua kakak dewan penggalang. Di sini para peserta berpacu dengan waktu membuat tandu. Ketika selesai membuat tandu, salah satu anggota regu naik ke atas tandu sedangkan anggota lainnya membawa sampai ke garis finish. Pos 2 yaitu PBB disini peserta akan mempraktikkan 10 macam gerakan dasar PBB yang dipandu oleh Kak Hani, Kak Lia, dan 2 kakak dewan penggalang. Pos 3 yaitu yel-yel. Di pos ini setiap regu menampilkan yel-yel terbaiknya untuk dinilai oleh Kak Lisa dan 3 orang dewan penggalang. Di pos 4 yaitu halang rintang setiap regu akan beradu kecepatan dengan regu lainnya melewati halang rintang yang sudah dibuat oleh Kak Zoffar dan Kak Rohman.

Pos 5 yaitu KIM  (Kemampuan Indera Manusia) yang akan dipandu oleh Kak Sartika dan Kak Yosi. Di pos ini setiap regu akan menggunakan panca indera yang mereka miliki untuk menebak rasa, bentuk benda, dan aroma dari setiap benda yang diberikan. Pos 6 berisi kegiatan morse, setiap regu harus bias memecahkan sandi morse berupa kalimat yang diberikan oleh Kak Wafiq dan Kak Lina.

Pukul 10.00 semua regu sudah kembali ke tenda masing-masing untuk menikmati makan siang dilanjutkan dengan giat pribadi persiapan salat zuhur dan penutupan yang bertempat di musala. Kegiatan Perjusa ditutup oleh Kak Ana selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Penutupan ini juga dibarengi dengan pembagian sertifikat juara dari setiap pos wide game, juara pentas seni, serta regu terbaik kategori putra dan putri.

Lomba wide game dimenangkan oleh Regu Buaya, Regu Lily, Regu Ivy, Regu Rubah, Regu Daisy, dan Regu Ivy. Lomba LCC berhasil dimenangkan oleh Regu Kalajengking. Sementara itu, lomba pentas seni berhasil dimenangkan oleh Regu Lily. Untuk kategori regu terbaik putra dimenangkan oleh Regu Rubah dan regu terbaik putri dimenangkan oleh Regu Lily. Kedua regu tersebut berhak mendapat piala bergilir untuk tahun ini.

Acara pun diakhiri dengan sesi dokumentasi pemenang lomba. Setelah acara ini selesai diharapkan para peserta dapat menjadi penggalang yang memiliki jiwa patriot, sopan ,dan ksatria sesuai dengan tema Perjusa tahun ini. Para peserta pun pulang ke rumah masing-masing dengan mendapat pengalaman yang berkesan dan bermakna.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top