Sebanyak 116 siswa kelas II SDIT Nurul Fajri didampingi 9 orang guru dan 4 orang perwakilan parenting class telah melaksanakan kunjungan edukasi ke KidZnia di Jakarta Selatan. Kunjungan Edukasi merupakan salah satu metode pembelajaran yang memberikan pengetahuan komprehenship kepada para siswa tentang sesuatu hal. Penyelenggaraan Kunjungan Edukasi ini mengacu kepada Model Pembelajaran Pengalaman Langsung (Experiental Learning) yaitu dimana siswa dijadikan sebagai komponen yang paling aktif di dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Konsep tersebut dikenal juga dengan istilah Learning by Doing bahwa belajar sebaiknya dialami melalui perbuatan langsung. Menurut Kenneth J. Dunn dari National Association of Secondary School Principal membuktikan bahwa Kunjungan Edukasi sangat berguna melalui pengalaman nyata. Siswa memperoleh 70% manfaat dari belajar melalui pengalaman nyata, 26% melalui melihat dan membaca, dan hanya 5% saja melalui membaca.
KidZania Jakarta adalah sebuah theme park atau ’kota’-nya anak-anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment) yang pertama di Asia Tenggara bagi anak-anak usia 2-16 tahun. Dirancang dan dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya namun dalam skala anak-anak, lengkap dengan jalan raya, fasilitas kota seperti rumah sakit, supermarket, salon, theater, pabrik-pabrik dan masih banyak lagi. Di kota ini anak-anak bisa memainkan peran atau profesi orang dewasa, seperti menjadi dokter, pilot, polisi, juru masak, ilmuwan dan lebih dari 100 profesi lainnya.
Berdasarkan Standar Isi dan Standar Kompetensi Kelulusan untuk Satuan Pendidikan tujuan Kunjungan Edukasi ke KIDZANIA adalah membiasakan perilaku terpuji (percaya diri, tekun, hemat, setia kawan, kerja keras, penyayang terhadap lingkungan).

Kunjungan edukasi ini dilaksanakan pada hari Senin, 30 Januari 2023. Berkumpul di depan kantor pemasaran Taman Aster pada pukul 05.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB. Perjalanan kunjungan edukasi menggunakan transportasi kendaraan bus. Rombongan kunjungan edukasi memanfaatkan jasa angkutan pariwisata milik perusahaan swasta sebanyak 3 unit bus. Kami memulai perjalanan pada pukul 06.30 -08.30 WIB.
Setelah sampai dilokasi kami disambut oleh guide Kidzania, kemudian seluruh siswa diberikan mata uang kidzania yang dinamakan kidzos, dan dipasangkan gelang khusus. Setelah pemasangan gelang dan pemberian uang selesai, dilanjutkan dengan fotobooth bersama-sama. Selanjutnya kami mengarahkan siswa untuk memulai kegiatan di Kidzania seperti menjadi polisi, pemadam kebakaran, peneliti, dokter gigi, artis, pembalap, bankers, koki, dan masih banyak lagi jenis profesi yang diperankan oleh anak-anak.
Siswa yang memerankan profesi akan mendapatkan gaji, berupa uang kidzos. Uang kidzos tersebut dapat ditukarkan dengan beberapa barang, seperti alat tulis, laptop, boneka atau dapat juga digunakan untuk mengikuti permainan lainnya, seperti Race Track, salon, Town Bus dan masih banyak permainan yang berbayar lainnya. Hal tersebut dapat menstimulus siswa untuk memainkan banyak profesi yang tidak berbayar, seperti menjadi polisi, pemadam kebakaran, pembuat kue, pilot dan masih banyak lagi jenis profesi lainnya.

Uang kidzos yang sudah didapatkan oleh siswa dapat dimasukan dalam rekening. Siswa dapat belajar bagaimana cara membuat rekening di Bank, dan dapat belajar bagaimana cara mengambil uang di mesin ATM. Disana terdapat beberapa mesin ATM yang dibuat khusus untuk uang kidzos. Uang yang tersisa atau masih tersimpan di ATM dapat dibawa pulang dan disimpan oleh siswa, kemudian digunakan kembali ketika siswa hendak mengunjungi Kidzania lagi. Selain membuat rekening uang kidzos, para siswa juga diajarkan membuat SIM (Surat izin mengemudi) yang digunakan sebagai syarat bermain di Race Track.
Setelah seluruh siswa bermain peran, dilanjutkan dengan kegiatan ishoma (istirahat, sholat, makan). Gelang yang sebelumnya dipasangkan ke siswa, akan menjadi pengingat dan berbunyi jika sudah masuk waktu ishoma. Hal tersebut sangat memudahkan pengkondisian siswa yang masih asyik bermain peran untuk segera menuju ke tempat makan siang yang telah disiapkan.
Dengan perencanaan dan persiapan yang matang, alhamdulillah kegiatan kunjungan edukasi siswa berjalan dengan lancar tanpa ada aral suatu apapun.

