I’tikaf Ramadhan 1444 H SMPIT Nurul Fajri

I’tikaf Ramadhan 1444 H SMPIT Nurul Fajri

Ramadan dapat dijadikan momentum istimewa bagi manusia untuk menempa diri, baik lahir maupun batin, sehingga nilai-nilai ilahiyah diharapkan dapat bertransformasi secara sempurna menjadi nilai-nilai insaaniyyah sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Hal tersebut dapat menjadikan setiap muslim mencapai derajat paripurna dan berubah menjadi insan yang kamil. Pada bulan Ramadan, “Nabi Muhammad SAW beri’tikaf pada sepuluh hari yang akhir dari Ramadan hingga wafatnya, kemudian istri-istri beliau pun beri’tikaf setelah kepergian beliau”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Nurul Fajri (SMPIT Nurul Fajri) turut menyelenggarakan I’tikaf Ramadan 1444 H yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 sampai dengan 14 April 2023. I’tikaf Ramadan diikuti oleh peserta didik ikhwan dan akhwat kelas 7, 8 dan 9 beserta Bapak/Ibu Guru SMPIT Nurul Fajri dan dibuka oleh Ibu Nurchasanah, S.Si. selaku Kepala SMPIT Nurul Fajri. I’tikaf Ramadan 1444 H  SMPIT Nurul Fajri mengambil tema Kokohkan Hati dengan Iman, Taklukkan Dunia dengan Al-Qur’an”. Kegiatan I’tikaf Ramadan ini pun bertujuan untuk membimbing, mengarahkan, dan mengantarkan generasi muda Islam yang rabbani agar dapat memahami keutamaan bulan Ramadan, menjalankan ibadah dengan penuh kesungguhan, dan dapat mengambil peran di masa depan dengan pedoman utama yaitu Al-Qur’an.

Selama I’tikaf Ramadan 1444 H siswa-siswi difokuskan untuk meningkatkan intensitas dan kualitas ibadah antara lain membaca Al-Qur’an dengan target 1 kali khatam 30 juz per kelompok, berzikir, dan menghidupkan malam i’tikaf di bulan Ramadan dengan salat-salat sunnah. Dalam rangkaian acara I’tikaf Ramadhan 1444 H tersebut juga menghadirkan Ustadzah Hj. Faiqotul Husna, Lc., M.Pd. dan Ustadz Luthfi Fajri, Lc. sebagai narasumber Kajian Ramadan bada salat tarawih dan witir. Dalam paparannya, Ustadzah Faiqotul Husna menyampaikan bahwa generasi Qur’ani adalah generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pembimbing akal pikirannya. Mereka senantiasa ingat kepada Allah SWT dan akalnya akan dibimbing Allah kepada kebaikan. Jika pikiran sudah dibimbing Allah, maka pikirannya akan lurus, akalnya akan mengagungkan dan membesarkan Allah SWT.

Dalam paparan selanjutnya, Ustadz Luthfi menyampaikan bahwa salah satu kemukjizatan (keistimewaan) Al-Qur’an yang paling utama adalah hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Begitu pentingnya ilmu pengetahuan dalam Al-Qur’an sehingga Allah menurunkan ayat yang pertama kali yaitu QS. Al-‘Alaq: 1-5. Keistimewaan Al-Qur’an lainnya disampaikan oleh Ibn Mas’ud Radhiyallahu anhu, dari sahabat Ibn Mas’ud :

مَنْ أَرَادَ الْعِلْمَ فَعَلَيْهِ بِالْقُرْآنِ فَإِنَّ فِيه خَبَرٌ الأَوَّلِيْنَ وَالآخَرِيْنَ

“Barang siapa yang menghendaki ilmu, hendaklah ia mempelajari Al-Qur’an, karena didalamnya terdapat berita orang-orang terdahulu dan terakhir”.

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah Swt. agar dapat menjadi generasi-generasi yang ahli Al-Qur’an (keluarga Al-Qur’an). Generasi yang InsyaAllah meraih kesuksesan bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat kelak nanti, Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top